Untukmu yang disana

Malam ini, ditengah tersendatnya arus lalu lintas di daerah jati baru. Seorang lelaki yang kutaksir belum seperempat abad - meskipun guratan lelah diwajahnya terlihat melebihi masa itu - berdiri di trotoar pinggir jalan mengacung-acungkan 3 bungkus tahu sumedang kepada setiap pengendara mobil dan motor yg lewat. Pikulan bambu tergeletak disampingnya dengan banyak tahu yg belum laku. Sebuah payung dikaitkan disalah satu sisi asal saja. Tak terbayangkan jika hujan turun. Betapa repotnya dia memayungi diri sembari membawa pikulan itu...
Duh, melihat wajahnya yg memelas ingin rasanya kuborong semua tahu itu. Sayang seribu sayang... kami segera beranjak mengikuti arus lalu lintas yg kembali lancar.
Buat dia kutitipkan sepotong doa, semoga hujan enggan turun malam ini dan tahumu laku semua...
author Ria time 9:36 PM permalink Permalink comment


Lilypie Baby Ticker