Monday, December 26, 2005
Maaf...
Kesalahpahaman yg menyebalkan terjadi.Meski sempat merasa kesal tapi tetep harus diselesaikan.
Segera. Supaya tak berubah menjadi racun dalam jiwa.
Apakah dia salah karena tercipta menjadi orang yg memiliki kepekaan (baca: sensitivitas) yg tinggi?
Ataukah aku yg salah karena terlalu menggampangkan sesuatu?
Manusia memang unik, kita tercipta dengan bermacam ragam karakter dan bentuk fisik. Meskipun mirip, tapi tak ada yg betul-betul sama. Subhanallah. Satu lagi diantara banyak tanda-tanda kekuasanNya.
Apa yg kupikir biasa, bisa menjadi bermakna baginya.
Apa yg kurasa tak istimewa, bisa menjadi penting baginya.
Dan kondisi jiwa yg lara... bisa menggangu kejernihan berpikir. Harusnya kuingat itu...
Maafkan aku teman... mungkin aku bukan teman yg baik. Tapi aku akan selalu berusaha jd yg terbaik.
Labels: inside me
0 Comments
Post a Comment
« back home


Ria
4:10 PM



