|
|
Thursday, April 05, 2007
Ada yang berubah..
Ada sesuatu yang membuat saya mesti mengunjungi RSCM hari ini. Di counter pendaftaran, setelah menyerahkan kartu identitas, ibu yang bertugas bertanya sambil sibuk mencatat: "Nona atau Nyonya?" "Nyonya. Sudah nyonya..." jawab saya sambil tersenyum malu :p. Kalo diinget sekarang gak penting banget saya "menyombongkan" status seperti itu :D. Beberapa saat kemudian, di ruang periksa: "Ibu KB?" tanya bu dokter yang cantik itu. "Engga" "Merencanakan punya anak dalam waktu dekat?" Ya iyalah bu dokter... tentu saja, mantap saya menjawab sambil merasa sedikit jengah ditanya-tanya seperti itu. Soalnya saya ngerasa keluhan saya gak ada hubungan sama sekali dengan pertanyaannya... But i understand it later, bu dokter hanya ingin mengantisipasi jangan sampai obat yang diberikan tidak sesuai dengan kondisi saya. Hmm...something's changing here. Dulu fokus utama itu adalah saya. I’m the one who need to be considered. Sekarang gak bisa gitu lagi. Udah gak bisa egois. Saya harus lebih berhati-hati... My new role isn’t easy. I don’t wanna be just a mom/wife; I wanna be a GREAT mom/wife. And for someone like me, it needs a great effort... Hope there will be a progress that can be reported here later :p Labels: inside me
Wednesday, January 31, 2007
Dunia yang aneh
Aku bukan siapa-siapa. Hanyalah satu dari banyak orang yang singgah dalam kehidupannya, terinspirasi, dan menjadi bahagia karenanya.
Tak ada tatap muka atau sapaan yang nyata. Tapi kehangatan tulisan-tulisannya dan keramahannya sudah cukup membuatku jatuh cinta. Kesedihannya adalah kesedihanku, kebahagiannya adalah kebahagiaanku. Kepergiannya pun jadi kehilanganku. Dan sekarang saat bagian dari dirinya meraih kebahagiaan, rasa bahagia itu kembali hadir… What an amazing feeling that inet have created… :)Labels: babbling, inside me
Wednesday, January 10, 2007
Mencari jejak masa lalu
Ada sepotong cerita dari liburan kemarin. Di awali dari niat mama dan saya yang sudah pun membulat sejak sebelum keberangkatan. Kami ingin sekali berziarah ke kuburan njid (begitu saya menyebut kakek dari pihak mama) dan khalati maria (kakak mama). Njid yang tak pernah sekalipun bertemu muka secara langsung - karena beliau meninggal tahun 1963 - dan khalati maria, yang kenangan akan kasih sayangnya yang besar masih terselip di tumpukan memori yang berjejalan di otak saya… Khalati maria atau lebih sering saya memanggil beliau ummi, memang sudah dari awal dimakamkan di Moslem Cemetery yang terletak di daerah Lim Chu Kang yang merupakan kompleks pekuburan di Singapore. Di sana selain kuburan muslim juga terdapat kuburan pemeluk agama lain seperti hindu, budha, kristen, yang dikelompokkan secara terpisah. Sedangkan Njid, awalnya dimakamkan di kuburan Bidadari di daerah Serangoon sebelum dipindahkan ke Moslem Cemetery di Lim Chu Kang. Hal ihwal pemindahan ini tak lain dan tak bukan adalah karena pembangunan di Singapore yang membuat mereka yang sudah berada di alam lain pun harus ikut berpartisipasi… Bertiga dengan tante saya yang berdomisili di Singapore kami memulai perjalanan sepagi mungkin, karena antara tempat tinggal tante dan kuburan berada di ujung pulau yang berbeda. Belom lagi letak kubur yang hanya bayang-bayang karena sudah sangat lama tidak ada yang berziarah kesana :(. Kebetulan om saya yang tau posisi kubur itu tengah berada di Jakarta. Ternyata benar dugaan saya, kami kesulitan mencari di tengah hamparan kuburan yang begitu luas. Saking luasnya kuburan itu terbagi dalam path dan blok dan terdapat nomor urut. Setelah letih mencari karena cuma modal lutut kami memutuskan untuk bertanya di cemetery office. Cukup beruntung karena office tetep buka walopun hari itu merupakan public holiday di Singapore. Berbekalkan nama kami mendapatkan sebuah alamat. Seperti rumah di dunia saja rasanya… Sayangnya “alamat” njid tidak terdeteksi, entah karena apa. Padahal om saya sudah pernah menziarahi kuburan njid disana. Tapi di record mereka tidak tercatat nama njid…  Walopun agak kecewa, kami sedikit terhibur karena setidaknya masih bisa ziarah ke kubur ummi maria. Mencari blok-nya ternyata pun bukan hal yang mudah karena agak terpencar. Dan area kuburan yang luas menyebabkan kaki menjerit kelelahan. Setelah lelah mencari dan bertanya, akhirnya ketemu juga blok dimana ummi dimakamkan. Tapi perjuangan gak berhenti sampe disitu, kami masi harus mencari kubur bernomer 2473. Saya agak putus asa melihat hamparan kuburan itu. Tanpa ada peta ato panduan mengenai dimana nomer itu dimulai, yang bisa saya lakukan hanyalah trial and error. Singkat cerita saya menemukan direction yang tepat. Tapi nomer 2000-an itu terhenti di 2466. Di sebelah kanan saya merupakan kuburan dengan nomer urut 1000-an, sebelah kiri 3000-an dan di depan terdapat jalan yg memisahkan blok 6 dgn blok 4. Berjalan mundur jelas tidak mungkin, karena nomernya akan semakin mengecil. Duh, pelik sangat lah…  Waktu zuhur semakin dekat, kaki pun semakin letih. Matahari bersinar semakin garang.Kasihan mama yang sudah kelelahan. Kami pasrah, mungkin memang belom ditakdirkan untuk menziarahi mereka saat itu. Dengan langkah gontai kami pulang, dan mampir di masjid yang terdapat di areal pekuburan. Hanya doa lah yang dapat kami panjatkan buat mereka. Kukirimkan Al fatihah untukmu, ummi…njid… Labels: inside me, my world
Tuesday, January 09, 2007
This is it...
Akhirnya apa yang ingin disampaikan itu terkatakan juga. Setelah memendamnya untuk beberapa saat, tibalah saat yang tepat untuk menyampaikannya. The next days are not gonna be easy, but i will try to make it as good as i can. Hopefully... Labels: inside me
Saturday, November 04, 2006
Forgiven but...
Pernahkah utk sesaat dalam kehidupanmu engkau ingin menjadi orang lain? Menjadi orang yg berbeda dr dirimu saat ini? Saya pernah. Sering malah. Dan menurut saya tidak selamanya itu berkonotasi negative. Dan tidak selalu berkaitan dgn kufur nikmat. Ketika saya marah, saya ingin sekali menjadi seperti si A yg punya kesabaran lebih. Atau ketika saya merasa “kecil” maka saya ingin sekali seperti B yg tak menyerah dgn kehidupannya yg penuh masalah… Dan saat ini, saya ingiiiiin sekali menjd orang yg gampang memaafkan dgn sepenuh hati. Forgive and forget. Bukannya forgiven but not forgotten spt yg selama ini selalu saya lakukan… Labels: inside me
Thursday, October 12, 2006
Sigh
Gak tau kenapa, selalu ada rasa sedih kalo mendengar kabar/brita terbaru mengenai sahabat/temen deket saya bukan dr orang yg bersangkutan  Mungkin saya egois. Tapi kedekatan selama bertahun-tahun, membuat saya merasa jd orang pertama yg berhak tahu ttg dia … I do consider myself as a VIP for her Maybe she has her own reason, but it still makes me wondering. And the ‘WHY’ keeps dancing in my head. Thanks to Allah SWT that I’m not easily get hurt these days. So what I’m doing now is waiting for her to come and share with me as she always does. Or maybe I need to prepare myself that I’m not as important as I’m before for her...  Labels: inside me
Thursday, September 28, 2006
I hate it.. :(
Saat ini keadaan saya sedang sedikit tidak baik, ada yg berbeda. Meskipun itu wajar(?) terjadi tp saya merasa terganggu. Saking terganggunya, hal itu gampang sekali membuat saya uring-uringan. Dan ini jadi tantangan tersendiri mengingat saat ini adalah bulan Ramadhan yg merupakan bulan pengendalian diri. Apalagi buat saya yg mood-nya gampang sekali naik turun seperti roller coaster :P. Ah, seandainya saja orang-orang tidak ribut berkomentar setiap bertemu saya, mungkin saya dengan gampang dapat mengabaikannya, dan tidak merasa menjadi alien dari planet antah berantah… Atau seandainya saja tidak ada deadline yg harus dipenuhi, mungkin saya gak akan terlalu ambil pusing seperti yg selalu saya lakukan sebelumnya… For temi, thanks for making me feel better…even though I keep nagging all the time about it ^_^ Labels: inside me
Friday, August 04, 2006
2 Puisi
Kucari-cari cahaya itu Cahaya yg dapat membawaku keluar dr kegelapan ini Kulayangkan pandangan ke segenap penjuru Namun tak juga kutemui apa yg kucari
Akhirnya kulihat setitik cahaya di kejauhan Aku pun berlari, berlari… Meskipun kaki yg telanjang terasa perih Namun aku tak surut, tak akan kunjung perlahan
Ketika selangkah lagi aku dapat meraihnya Cahaya itu menghilang Dan hatiku pun kembali remuk redam…
(August 1st 06) Saya tau saya harus berpegang padaNYA dan padanya Belajar mempercayaiNYA dan mempercayainya Bahwa yakin tak sekedar kata-kata Tapi jg terefleksi dalam sikap dan terpatri dalam hati…
(August 4th 06) Labels: inside me
Wednesday, July 12, 2006
Kenapa ya...?
 Kenapa ya, orang2 suka banget membandingkan postur tubuh. “Kamu kok kurusan sih sekarang?” ato “keliatannya makin chubby aja nih…” Toh, Mau kurusan ato gendutan gak akan merubah nilai diri kita. Nilai instrinsik kita masih tetep sama. Gak tau deh kalo nilai ekstrinsiknya. Itu jg hanya berlaku buat orang2 yg hanya memandang bentuk sehingga kehilangan makna atau memandang rupa dan melupakan jiwa. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.(TQS al-Hujurât [49]: 13) Labels: inside me
Tuesday, April 11, 2006
Bingung
 Saya lagi bingung :(. Ada pilihan-pilihan yg harus dibuat. Seandainya saja kita tidak perlu memilih, tentu akan lebih mudah. Tapi mana mungkin... since life is about choosing, akan selalu ada pilihan-pilihan. Akan selalu ada persimpangan, dan akan selalu ada berhenti sejenak. Berhenti untuk berpikir dan kemudian melangkah menuju jalan yg sudah dipilih. Mungkin ini memang saatnya bagi saya untuk berhenti sejenak, menjernihkan pikiran dan berbicara pada-Nya. Mudah2an Dia akan mengilhamkan yg terbaik buat saya... ”Dan jiwa serta penyempurnaan (ciptaan)-Nya, maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu jalan kefasikan dan ketakwaannya. Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang menyucikan jiwa itu.” (TQS Asy-Syams, 91: 7 –9)Labels: inside me
Wednesday, April 05, 2006
White lie?
Saya tau berbohong itu gak baik. Bukan sekedar tidak baik, berbohong itu dosa. Tapi daripada membuat mama gusar dan kemudian sedih, lebih baik saya menanggung dosa itu. Ma, maaf.... Labels: inside me
Monday, January 02, 2006
Aku Datang Untukmu
Taun baru diawali dgn sebuah pertanyaan dr nyokap. Belom-belom udh dibuka dengan: "jangan marah ya, mama cuma tanya... KAPAN dong...?" Dezigh! Gak pernah-pernah nyokap nanya beginian scr langsung. Kok tumben... Mungkin karena temen-temen deket gw, orang-orang disekeliling gw udh banyak yg "jadi". Sementara gw blm menunjukkan tanda-tanda, hehehehe...
Sabar ya mum, Insya'Allah kalo udh saatnya. Don't worry, im not picky :P. Just wanna be careful, have seen many things, heard many things...
Gara-gara semalem liat sinetron di SCTV, lagu ini msh terngiang-ngiang ;P ;P
Aku Datang Untukmu (Jikustik feat Lea Simanjuntak)
Jangan takut berjalan sendirian Ada aku turut menuntun jalan Saat hatimu di serang kesepian Aku datang...
Redam badai lakukan dengan tenang Hujan ini akan engkau kalahkan Kalau hatimu percaya padaku Aku datang...
reff.
Kau jadi samudera aku langitnya Memeluk dunia kita berdua
Menyelamatkanmu... Though There's so many tigers, knights in shinning armour Tetap di sampingmu... From the former winter to another summer
Aku datang... untukmu
Jangan takut kehilangan pegangan Ada aku berimu kekuatan Agar dirimu mampu untuk bertahan Aku datang
Back to reff :
If you are the ocean Then I'll be the sea Forever we'll make it That's where i'll be
If You are the ocean then i'll be the sea memeluk dunia kita berdua that's where i'll beLabels: inside me
Thursday, December 29, 2005
2006, here i come.....
Eh, bentar lagi tahun baru... Enaknya bikin resolusi apa ya... hm..hm..hm.. Sebenernya gak neko-neko. Cuma pengen jd lebih baik dr hari-hari kemaren aja. Tapi kok ya berasanya klise banget. Apalgi terlalu general. Yg ada malah bingung karena measurement-nya gak jelas. Hm, let me think... Gini aja deh. Gw pengen bisa lebih sabar, gak gampang marah dan emosian. Gw pengen bisa lebih kenceng beribadahnya. Memantapkan yg wajib dan menambah yg sunnah. Gw pengen rencana liburan bersama seorang sahabat bisa terwujud. ASAP, sebelom dia merubah statusnya dan gw gak bisa menculik dia sesuka gw lg ;P. Gw pengen punya telinga yg lebih besar utk mendengarkan keluh kesah orang2 disekeliling gw. Hati yg lebih lapang utk memaafkan dan menerima apa yg sudah digariskanNya buat gw. Dan jg tangan yg lebih panjang utk diulurkan kepada siapa saja yg membutuhkan...
Sudah. Terlalu banyak malah gak fokus. Lagian rasa2nya utk ini saja gw butuh kerja keras ekstra buat mewujudkannya. Gak gampang memang merubah diri. Buat sesuatu yg baik selalu banyak godaan dan rintangan, khan...
Ups, satu lg. Kelupaan hal yg keliatan sepele, namun penting bgt! MENABUNG. Yup, gw harus mencapai target saving gw di 2006 nanti, sudah terlalu sering terbengkalai...hiks!
Teman-teman...... doakan saya yaaaa... Utk semuanya yg sudah merancang resolusi masing2: GANBATTE NE! Labels: inside me
Monday, December 26, 2005
Maaf...
Kesalahpahaman yg menyebalkan terjadi. Meski sempat merasa kesal tapi tetep harus diselesaikan. Segera. Supaya tak berubah menjadi racun dalam jiwa.
Apakah dia salah karena tercipta menjadi orang yg memiliki kepekaan (baca: sensitivitas) yg tinggi? Ataukah aku yg salah karena terlalu menggampangkan sesuatu?
Manusia memang unik, kita tercipta dengan bermacam ragam karakter dan bentuk fisik. Meskipun mirip, tapi tak ada yg betul-betul sama. Subhanallah. Satu lagi diantara banyak tanda-tanda kekuasanNya.
Apa yg kupikir biasa, bisa menjadi bermakna baginya. Apa yg kurasa tak istimewa, bisa menjadi penting baginya. Dan kondisi jiwa yg lara... bisa menggangu kejernihan berpikir. Harusnya kuingat itu...
Maafkan aku teman... mungkin aku bukan teman yg baik. Tapi aku akan selalu berusaha jd yg terbaik. Labels: inside me
Tuesday, November 29, 2005
Presumption
Kemarin seseorang bertanya padaku, "apakah kamu sedang marah?" "Kenapa begitu?" kubalikkan pertanyaan itu padanya. "Soalnya kamu diam saja. Tidak seperti biasanya..."
Diam, bicara. Tidur, bangun. Tertawa, menangis. Hal apapun di dalam dunia ini selalu ada pasangannya. Apakah engkau bisa tidur selamanya? Tentu tidak. Kecuali mendadak kau tertusuk jarum pemintal beracun seperti yg dialami si cantik Sleeping Beauty :P
Kadang-kadang kita terlalu banyak bicara sehingga lupa utk mendengarkan kata hati. Kita terlalu banyak tertawa, sehingga kehilangan airmata utk ikut menangis bersama mereka yg kesusahan...
Nah teman, jika nanti kau mendapati aku sedang 'tak seperti biasanya', janganlah kau buru-buru berpendapat bahwa aku sedang marah, ato bahkan sedang badmood. Aku hanya sedang berusaha, berusaha keras untuk menciptakan keseimbangan dalam diriku. Demi sebuah jiwa yg telah tergadai dalam hidup ini...Labels: inside me
|
|