Monday, April 24, 2006
Merapi
memandang lereng merahmumenyala membelah gelap malam
bagai permadani terang
duduk diam terkesima
dibelai angin
jiwa lirih tergetar
masih terus membayang
gemuruh bersahutan
lembah hijau terusik
ribu doa terpanjat
makna menghambur tinggi
kuterbawa dalam alun legenda
betapa kau dipuja insan sebagai pertanda
saksi dunia kita makin menua
dalam harap hidup damai kita tetap terjaga
oh ... engkau merapi (2x)
hadirmu memberi
kesuburan sekitar
dari masa ke masa
tetap tegar berdiri
dingin penuh wibawa
(Merapi: Katon Bagaskara)
Hebohnya berita mengenai aktivitas Gunung Merapi akhir-akhir ini jd bikin saya inget lg tembang diatas. Tembang yg bercerita mengenai keampuhan Merapi itu pernah dinyanyikan dengan apik oleh katon dan choir waktu ada pementasan di Prambanan Open Air Stage.
Ngeri jg membayangkan kemungkinan meletusnya Merapi, bagaimana nasib temen-temen dan sahabat yg masih stay di yogya ya… Mudah-mudahan Allah SWT menyelamatkan mereka semua dari kemungkinan terburuk…
Jadi inget dulu Merapi pernah berjasa membantu saya untuk mengenal arah. Secara di yogya orang-orang tuh kalo ngasih petunjuk pake arah mata angin. Misalnya: Mbak'e ngalor sithik trus ngetan... Lha, saya khan gak tau utaranya mana selatannya mana :P. Untung aja ada merapi yg berdiri gagah di Utara yogya. Jadi kalo bingung-bingung tinggal ngelirik posisi merapi ada dimana...
Labels: babbling
2 Comments
Post a Comment
« back home


Ria
11:40 AM





hiks... kangen jogja, dan open stagenya prambanan