Benci dan Marah Untukku

Aku bosan.
Bosan dengan diriku yg masih sering terombang-ambing.
Bosan dengan diriku yg kadang tak kuat menahan godaan dunia.
Bosan dengan diriku yg masih panjang angan-angan.

Aku marah.
Marah pada diriku yg gampang melupakan mati.
Marah pada diriku yg belum siap menerima sang pengunjung terakhirku…

Tahukah kau siapa pengunjung terakhirku dan jg pengunjung terakhirmu???
Dialah sang malaikat maut, yg datang tanpa permisi dan tak perlu membuat janji.

Ketika saat perjumpaan itu tiba,
kau dan aku tak akan punya apa-apa.
Selain amal dan ibadah, yg itupun masih sering kita lakukan dengan tak sempurna...

“(Yaitu) orang-orang yang dimatikan oleh para malaikat dalam keadaan berbuat zhalim kepada diri mereka sendiri, lalu mereka menyerah diri (sambil berkata), ‘Kami sekali-kali tidak ada mengerjakan sesuatu kejahatan pun.” (Malaikat menjawab), “Ada, sesungguh-nya Allah Maha Mengetahui apa yang telah kamu kerjakan. “Maka masuklah ke pintu-pintu neraka Jahannam, kamu kekal di dalamnya. Maka amat buruklah tempat orang-orang yang menyombong-kan diri itu.” (QS. An-Nahl: 28-29)

Labels:

author Ria time 11:33 AM permalink Permalink comment

2 Comments

  • Blogger InaOK said...
    Saya juga marah pada diri sendiri kerana mencintai orang yg tidak sepatutnya .........
    Dalam nekad menyerahkan cinta ini kembali kepada ALLAH,
    diri masih juga dipasung kerinduan ......
    Ya ALLAH, bencinya saya pada diri sendiri ... bagaimana boleh jadi begini ??? :(

    Eh..Eh... maaf ya, kok terbawa dgn perasaan sendiri ... Aduhai
    Salam ceria buat Ria :)
  • Blogger Ria said...
    Itulah hati, kak. Gampang terbolak-balik... :). Salam ceria jg buat kak ina...

Post a Comment
« back home


Lilypie Baby Ticker