Heboh Aa Gym

Mulanya saya gak begitu ambil peduli, toh berita yang beredar belum tentu benar. Apalagi belum ada konfirmasi dari yang bersangkutan. Rasulullah pun mengajarkan kita untuk ber-tabayyun (check and recheck)...
Tapi setelah membaca konpers-nya di detik mau gak mau saya jadi tercenung. Saya berpikir ada apa ini...kok bisa...dan berbagai pertanyaan lain yang intinya mencerminkan ketidakpuasan kebingungan saya akan keputusan blio.
Seorang teman bahkan tidak segan-segan melontarkan kekecewaan ketidaksetujuannya dengan kata-kata yang bernada keras, yg intinya blio telah mempermalukan umat karena apa yang dilakukannya semakin menegaskan bahwa lelaki muslim itu suka mengumbar nafsu...dan ajarannya untuk menyayangi istri hanyalah omong kosong belaka...


Saya selalu meyakini bahwa disetiap kejadian itu pasti ada hikmah ato pelajaran yang bisa kita ambil. Setelah melalui perenungan dan diskusi kecil dgn seseorang saya pun mendapat suatu pemikiran baru, yang lebih jernih dan bebas dari prasangka. That's why i wanna share it with you. It's ok if you have different opinions. It's just me...


Point pertama dan utama adalah Allah tidak akan membebankan sesuatu kepada manusia diluar batas kemampuannya. Jadi meskipun kita berpikir betapa malangnya nasib teh ninih, justru Allah telah menyiapkan blio sebelumnya untuk menghadapi ujian ini... Teh ninih tentu sudah meresapi bahwa kecintaan kita terhadap Allah haruslah melebihi kecintaan kita terhadap anak dan pasangan.
Mungkin kita menganggap betapa tidak adilnya kalo cobaan seperti itu harus menimpa orang sebaik teh ninih. Tapi siapalah kita yang bisa menentukan baik buruknya sesuatu... Sesuatu yang kita anggap baik bisa jadi buruk buat kita. Dan sesuatu yang kita anggap buruk bisa jadi merupakan hal yang terbaik bagi kita. Allah Maha Tahu sedangkan kita tidak mengetahui...


Kita juga harus sadar bahwa Aa Gym hanyalah manusia biasa. Dia bukan seorang yang maksum. Jadi kalau kita merasa terketuk dengan dakwah-dakwahnya selama ini jangan lantas kita merasa blio adalah segalanya... Apalagi sampe mengkultuskan dengan menganggap blio adalah seorang yang sempurna sehingga tingkah laku-nya juga akan selalu sempurna...


Ini adalah pelajaran buat kita semua untuk tidak asal memilih panutan. Bahwa satu-satunya manusia yang pantas dan harus kita jadikan panutan adalah Rasulullah SAW...
Kalo kita tetep merasa Aa Gym bersalah karena dia punya tanggung jawab terhadap umat, ingatlah kembali bahwa kita semua pun memiliki tanggung jawab terhadap umat ini...saling mengingatkan untuk menjalankan islam yang benar secara kaffah.

Another interesting opinion here


Updated
Lihat ini and ini buat tambahan pencerahan...

Labels: ,

author Ria time 11:08 PM permalink Permalink comment

2 Comments

  • Blogger Evy said...
    susah bgt pasti yah jd teh ninih...:( salut bwt blio :)
    mdh2an ada hikmahnya dan kita smua bisa melihat hikmah tsb:)
  • Anonymous Anonymous said...
    InsyaAllah vy, selalu ada hikmah buat orang2 yg mau mengambil pelajaran...

Post a Comment
« back home


Lilypie Baby Ticker